Yayasan Minang Bandung Indonesia (YMBI) Gelar Halal Bi Halal Sekaligus Diskusi Tokoh Muda Asal Ranah Minang

Tanggal : Kamis, 01-08-2019 | Kategori : Berita Rantau | Dibaca : 58

Jakarta  – Kepala Biro Kerjasama, Pembangunan dan Rantau Luhur Budianda hadiri Halal Bi Halal sekaligus diskusi tokoh muda asal ranah minang. Kegiatan ini mengangkat tema “generasi muda minang yang tangguh untuk kemakmuran bangsa”. Acara HBH ini digelar di Gedung City Plaza, Jalan Gatot Subroto Jakarta,Minggu (23/6/2019). 

Kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi sesama masyarakat MInang yang ada di Bandung, makanya kita kemas dalam kegiatan Halal Bi Halal dan tentunya dibalut dengan diskusi tokoh yang menghadirkan tokoh muda sukses pada bidangnya masing-masing, “ujar Ketua Umum Yayasan Minang Bandung Indonesia (YMBI) Hendry Harmen didampingi Ketua Panitia, Muhammad Iqbal.

Lebih lanjut Hendry Harmen menjelaskan, tokoh muda yang menjadi narasumber pada acara tersebut merupakan generasi muda yang telah sukses pada bidangnya masing-msing, terdiri dari Deni Delyandri (Raja Oleh-Oleh), Prof. Andrivo Rusyidi (guru Besar NUS, Ilmuwan Fisika Bidang Tekhnologi Nano), Fiona Sari Utami (VP Public Relation Pelindo I), Resti Asda (putri Indonesia Sumbar 2018) dan Audy Joinaldy (Pengusaha Bidang Peternakan dan Pertanian).

“Mereka merupakan tokoh muda yang telah sukses, dengan menghadirkan mereka mudah-mudahan memberikan motivasi bagi generasi muda’ “tukasnya. 

YMBI merupakan organisasi perkumpulan masyarakat minang yang pernah kuliah di Bandung diantaranya ITB, Unpad, Unpar, Itenas, STT Telkom dan kampus lainnya. Selain itu, organisasi YMBI juga sering aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan dan kebudayaan.

Luhur Budianda dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H, serta mohon maaf atas segala kesalahan selama ini, baik secara dinas maupun pribadi. “Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara HBH dan diskusi dengan tokoh muda Minang ini dengan sangat baik, “ujarnya. “Melalui acara ini tentunya dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan perantau Minang yang berada di perantauan. Sehingga Pemerintah Daerah dapat bersinergi ke depannya guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat baik yang berada di ranah maupun yang di rantau, ”lebih lanjut Luhur Budianda menyampaikan.

Hadir pada acara tersebut tokoh-tokoh organisasi MInang se Jabodetabek, alumni dan Mahasiswa Minang Bandung dengan jumlah peserta sekitar 400 orang*(hilma)

 

 

 


Share